Translator

Pages

Etnosentrisme di Sumpah Persatuan

Tepat pada malam 28 Oktober 2015, kutuliskan pandangan pribadi dan curahan hati terkait permasalahan bangsa yang sudah pernah dijajah oleh Belanda dan Jepang dalam kepedihan 350 tahun dan 3,5 tahun. Walaupun sudah merdeka dari penjajahan, sifat orang Indonesia mulai kembali kepada sifat ketika masih dijajah. Bukan melangkah maju untuk lebih baik, melainkan melangkah mundur ke masa lalu yang kelam.

Padahal, Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928 sudah berikrar untuk memegang sumpah satu persatuan dari sabang sampai merauke. Tidak ada lagi yang namanya Jong Sumatera, Jong Java, Jong Kalimantan, Jong Papua, Jong Sulawesi, yang ada hanyalah Persatuan Indonesia. 28 Oktober 1928 adalah momentum besar ketika perbedaan ego masing masing dileburkan menjadi satu kesatuan dalam 3 bait kalimat berupa sumpah dan janji bakti untuk negeri. Tetapi kenyataan 28 Oktober 2015 berkata lain, perkumpulan ataupun aliansi asal-muasal setiap suku bangsa di Indonesia mulai meningkatkan semangat merasa lebih tinggi, lebih baik, dan lebih hebat dari suku yang lain. Padahal ini salah satu faktor terhambatnya kemajuan di negeri tercinta.

Perlu untuk diketahui, Indonesia merupakan salah satu negara dari 196 Negara di Dunia. Dari 196 Negara tersebut, 25 Negara merupakan negara yang sangat kaya berdasarkan pendapatan per-kapita penduduknya seperti  Australia, Austria, Belgium, Canada, Denmark, Finland, France, Germany, Hongkong, Iceland, Ireland, Italy, Japan, Luxembourg, Netherlands, New Zealand, Norway, Singapore, South Korea, Spain, Sweden, Switzerland, Taiwan, UK, dan USA. Selain itu juga ada 20 Negara Paling Miskin di dunia yaitu Democratic Republic of Congo, Nigeria, Burundi, Mozambique, Chad, Liberia, Burkina Faso, Sierra Leone, Central African Republic, Guinea, Eritrea, Guinea-Bissau, Mali, Ethiopia, Zimbabwe, Afghanista, Malawi, Cote D'Ivoire, Sudan, Gambia. Perlambatan ekonomilah yang menyebabkan kategori negara tersebut menjadi negara miskin, ataupun negara kaya, ataupun negara berkembang seperti Indonesia.

Selain itu, perlu diketahui ada 3 poin utama penyebab runtuh dan hancur nya suatu bangsa yaitu :

  1. InstitusiKalau kita bicara konstitusi maka kita perlu bicara Birokrasi, Sistem Pemerintahan dan korupsi. Apabila suatu sistem birokrasi dalam sistem pemerintahan baik, maka akan meningkatkan kapabilitas suatu negara. Pendapatan negara yang berasal dari pajak dapat terserap dengan baik, apabila sistem pemerintahan negara dikorupsi, maka penyerapan untuk meningkatkan pembangunan ataupun investasi untuk mengelola pendapatan negara dalam transportasi, kesehatan, kebijakan dan pendidikan tidak akan terlaksana, sehingga akan menyebabkan sumber daya dalam suatu negara tersebut tidak siap bersaing di dunia global. Khusus institusi ini, di negara miskin dan juga di Indonesia (negara berkembang) ada suatu pola pemikiran pemecah persatuan, atau bisa dibilang seperti sistem kasta di India, yang melarang suatu kasta rendah untuk bisa duduk di atas kasta terbaik. Ini bisa dibilang "Clan Based Thinking". Sedangkan di negara yang kaya, pemilihan orang yang mempunyai pengetahuan dan kemampuan merupakan suatu hal paling utama untuk menduduki posisi tertentu dalam Institusi. Beda dengan negara miskin, dimana lebih mementingkan keluarga, anak, saudara, bahkan satu suku yang sama, hingga satu agama yang sama untuk mengisi jabatan tertentu dalam Institusi. Sehingga potensi untuk korupsi lebih besar di negara miskin ketika pengisi jabatan dalam institusi di negara tersebut lebih untuk memperkaya diri sendiri, bahkan membuat dinasti politik.
  2. BudayaNegara miskin lebih mengutamakan suatu budaya daripada menerima perubahan yang baik. Skeptis terhadap agama tertentu menyebabkan potensi baik tidak bisa diterapkan untuk mengelola sumber daya yang ada demi kebaikan negara. Negara miskin terlalu skeptis dengan agama, dan percaya akan supernatural yang sesungguhnya bertentangan dengan agamanya sendiri. Kita bisa melihat Amerika Serikat ataupun Inggris yang tidak skeptis terhadap agama sehingga perbedaan budaya menjadi hal paling baik dalam membangun suatu negara alias bisa menguntungkan pendapatan
  3. Geografis
    Negara negara miskin lebih banyak berada di wilayah tropis, akan menjadi hal yang parah apabila terjadi perubahan iklim drastis yang menyebabkan pola sistem cocok tanam terganggu. Selain itu sistem peternakan di negara miskin tidak dikelola dengan baik, lebih banyak digunakan membantu manusia bekerja.Tidak mencoba untuk menerapkan teknologi dan lebih susah untuk berpindah dari sistem tradisional. Afrika, dengan wilayahnya yang rata - rata dalam kategori miskin juga tidak didukung oleh keberadaan makhluk lain yang menyebabkan hewan ternak menjadi malas. Lalat Tse - Tse salah satu penyebab hewan tidak aktif atau tidak bisa melakukan produksi.
Lalu apa maksudnya dengan Etnosentrisme dalam Sumpah Pemuda ? 3 Faktor tadi merupakan faktor pembeda negara miskin dan negara kaya. Ini berarti apabila masyarakat Indonesia yang sebagian kelompok atau sebagian orang merasa lebih baik adatnya, sukunya, agamanya dan lainnya. Coba berpikir lebih bijak, persatuan lebih diutamakan.
Jangan pernah untuk memandang rendah orang lain, suku lain, dan agama lain. Setiap orang, suku, dan agama diharuskan untuk saling menghormati tapi jangan menggembar - gemborkan kebaikan suku sendiri.

Realita :
Perusahaan ABC
Si A merupakan salah seorang pejabat di suatu perusahaan
Si B merupakan saudara dekat dari Si A, baru lulus di salah satu universitas tidak terkenal dan nilai akademis yang buruk
Si C merupakan bukan siapa - siapanya si A, baru lulus di salah satu Universitas terkemuka dengan prestasi akademik dan non akademik yang baik
Skenario : Perusahaan ABC membutuhkan satu orang karyawan, untuk mengisi posisi dibawah Si A, si B dan Si A juga sudah mendaftar di perusahaan ABC di hari yang sama dan di waktu yang sama. Lalu menurut anda siapa yang berhak masuk ke perusahaan ABC tersebut ?

Jawaban : Negara Maju /Negara Miskin ??


Melawan Nestapa Dengan Udara

#MasihMelawanAsap

Puisi : Alven Delano Roosevelt

Mentari menyambut pagi
Dalam kehangatan dan kelembutan sentuhan Sang Ilahi
Mencari makna tentang arti hidup ini
Dalam keberkahan dan rahmat Sang Pencipta Bumi

Namun hari ini, kutemukan arti hidup ini
Walaupun aku masih bertanya apa maksud pertanyaan ku ini ?
Bumi dan Mentari seolah tak mau bersapa kembali
Dalam balutan kenestapaan dan kenistaan penduduk bumi


Bumi pun mengerti bahwa dia diciptakan untuk disakiti
Menangis, merintih, dan tak mampu untuk berdiri kembali
Hanya kepatuhan hati terhadap Sang Ilahi
Mengetahui manusia berdosa ini yang selalu menyiksa dan menyakiti

Update Titik Panas Api 24 - 27 Oktober 2015
source :http://fires.globalforestwatch.org/#v=map&x=119.34&y=-2.6&l=5&lyrs=Burn_Scar&b=Imagery%20with%20Labels


Gajah mati meninggalkan gading putih obat mujarab yang sakti
Namun bertahun - tahun ini ku memahami
Gajah dibunuh untuk gading yang dianggap sakti
Tumbuhan pun dibakar seolah sampah hina yang harus dikubur mati

Namun dalam kenestapaan ini, Tuhan mulai beraksi
Tanah hijau ini, hewan lari, manusia bingung sendiri
Mentari tak menyapa bumi kurang lebih 2 bulan ini
Tak sudi rasanya sang mentari untuk berbicara ke bumi ini

Melihat dengan bengis, tapi bukan pada bumi
Keserakahan manusia yang tak tau diri
Membuat mentari tak pernah senyum ke bumi ini
Karena dia ingin membantu Ibu Pertiwi

Tanaman berteriak dalam kepanasan api
Bagai Ibrahim yang dibakar dalam keganasan api
Tapi masih dilindungi oleh Ilahi
Mungkin, itulah nasib Ibu Pertiwi, Bumi !

Update Bekas Terbakar dan Kobaran Api Yang Masih Aktif
source : http://fires.globalforestwatch.org/#v=map&x=119.34&y=-2.6&l=5&lyrs=Burn_Scar&b=Imagery%20with%20Labels

Asap, asap, gelap - gelap, partikulat - partikulat tak sanggup sang mentari !
Alveorus pengikat kehidupan, sudah tak mampu menyuplai ke paru - paru ini
Tanah Lancang Kuning berteriak, Tanah Borneo menangis dalam kenestapaan dan keperihan ulah manusia ini
Bumi Pertiwi merintih sakit ulah manusia ini
Berharap kepada Ilahi kapan Sang Mentari bersedia senyum kembali ke bumi
Bermimpi ! Kapan angin surga Ilahi menghembus tanah Indonesia ini.
Berharap rintik rintik air surga Ilahi turun membasahi dan menenangi hati Ibu Pertiwi







Membangkitkan Batang Pohon Yang Sudah Lama Terpendam

Aku adalah seorang pemuda asli berdarah Minang, dari seorang kakek veteran pejuang 45, aku memahami dengan baik bahwa aku adalah salah satu cucu pejuang 45. Darahku mengalir darah Indonesia, yang bertumpah darah satu dalam kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mempunyai cita - cita besar, harapan - harapan besar, dan impian impian besar untuk memajukan Indonesia, terlebih lagi memajukan pribadiku untuk menjadi sebagai seseorang yang berakhlak mulia, sebagai kebanggaan orang tua, dan sebagai teladan kampung halaman serta pembangkit untuk kemajuan kampung halaman.


"Mambangkiak Batang Tarandam", sebuah filosofi sederhana yang dipegang teguh oleh perantau asal tanah Minang, mempunyai makna dan keleluasaan arti yang begitu mendalam dalam setiap jiwa - jiwa pemuda - pemudi tanah Minang. Filosofi sederhana ini terbentuk dalam tiga kata yang dihimpun dalam frasa yang bersenandung irama melayu tanah Minang. Ini merupakan kata kunci dasar untuk membangun kampung halaman dan memberdayakan masyarakat di sekitar kampung halaman.

Tepat pada hari ini, aku menelfon Ibunda, kusampaikan setiap keluh kesah, cerita serta pengalaman yang aku jalani semenjak berpisah jauh dari dirinya. Terpisah jauh oleh jarak ratusan kilometer, antara pulau Sumatera dan Jawa, serta dibatasi oleh Selat Sunda. Dalam pesannya dan kisahnya ketika muda membuat aku termotivasi dalam kegundahan dan kegelisahan hidup yang sedang kualami ini. Dalam kegelisahan dan kegundahan yang aku alami, aku sempat ajukan beberapa pertanyaan yang sering di gundah gulana kan oleh pemuda/pemudi yang masih dibilang dalam proses transisi remaja ke dewasa.

Aku bertanya kepada Ibunda, apakah aku bisa lulus kuliah 4 tahun di saat aku juga bekerja penuh sebagai karyawan di salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, mempunyai tanggung jawab untuk wilayah Kalimantan khususnya terhadap perencanaan jaringan broadband serta juga bertanggung jawab untuk mengerjakan setiap tugas kuliah dalam perhitungan matematika "antah-berantah" yang terdefinisi dalam jurusan elektronika ? Aku pun juga bertanya, apakah aku bisa melanjutkan kuliah untuk jenjang master (S2) di tanah Eropa tepatnya di beberapa Universitas Terbaik di Eropa seperti University of Cambridge, University of Oxford, Lomonosov Moscow State University, Imperial College London ? Aku juga ajukan pertanyaan lain, apakah punya mimpi besar dan cita - cita besar itu boleh, sementara apabila di umbar aku bisa melihat dan membaca pikiran orang bahwa itu tidak akan tercapai olehku ?

Ibunda hanya menjawab sederhana dalam untaian kata yang menujukan aku ke pencipta, yaitu Allah SWT Yang Maha Kuasa, dari segala pengalaman yang didapatkan oleh Ibundaku tercinta dan Ayahanda tersayang, ketika mereka dalam kesusahaan serta ketika sajadahnya dibasahi oleh air mata, dan ketika tangan terangkat berdoa ke Yang Maha Kuasa, disitulah Allah SWT sepertinya telah membelainya dalam belaian rahmat dan anugerah. Setiap kegelisahan dan kegundahan hidup yang mereka alami, mereka tidak bergantung kepada orang lain, mereka hanya bergantung kepada Allah SWT Yang Maha Atas Segala Sesuatunya.

Mendengar cerita nya (ada beberapa yang tidak bisa diceritakan karena pribadi) aku meneteskan air mata, berharap satu - satunya anak laki - lakinya akan lebih hebat dan bisa menjadi suri tauladan dan panutan bagi keluarga, masyarakat,bangsa dan negara. Ketika nenek-ku bercerita melalui Ibunda, dan Ibunda menceritakannya ke anak lelakinya bahwa sang nenek sangat berharap aku menjadi seorang anak yang bisa membangkitkan batang yang sudah lama terpendam. Tetes air mata mengalir deras, walaupun ku usahakan tidak menangis, tapi apalah daya, dalam keheningan malam dan cerita pengalaman Ibunda, membuatku mengerti bahwa Allah SWT merupakan tempat satu satunya untuk meminta.


Selain itu aku memahami juga, bahwa ridhonya orang tua adalah ridhonya Allah, murkanya orang tua adalah murkanya Allah. Kusampaikan doa - doa ku kepada Ibunda, karena ku tau, walaupun tanpa aku ceritakan impian dan harapan ku, Ibunda dan Ayahanda pasti memahami bahwa anaknya mempunyai impian seperti ini. Dalam menahan tangisan kusampaikan kepada Ibunda, "Ibunda, doakanlah anak mu ini bisa lulus kuliah 4 tahun, dan melanjutkan S2 di tanah Eropa tepatnya di Universitas Cambridge, Oxford,Imperial College London ataupun Lomonov Moscow State University.

Kehidupan Akademis

Karena aku percaya ketika doa Ibunda, Ayahanda dan anaknya bertemu dalam ibadah malam yang luar biasa "shalat tahajud : ketika semua orang tertidur nyenyak, kamu berbicara kepada Allah SWT" dan di saat itulah Allah SWT meng-ijabah setiap doa hambanya. Karena aku percaya juga aku bisa membangkitkan batang yang sudah lama terendam seperti pesan nenek, untuk keluarga, bangsa dan negara.

Ya Allah Yang Maha Kuasa, segala dan upaya hanya dari-Mu, maafkanlah aku atas segala kesalahan dan kekhilafan serta kesengajaaan atas dosa yang telah aku lakukan. Panjangkanlah umur ku, panjangkanlah umur Ayahanda dan Ibundaku, serta panjangkanlah umur Nenekku dan adik - adikku. Limpahkan lah dan naungilah kami dalam keberkahan, rahmat, karunia, rezeki yang baik dan kesehatan. Jagalah kami, dan lindungilah kami. Wujudkanlah semua impian cita - cita dan harapan ku ya Allah.

Foto Era 90-an Ibunda dan Ayahanda
"Dalam Kerinduan Ananda Alven Delano"

Ketika aku dekat dengan-Mu Ya Allah, aku merasakan kehadiran Mu-Ya Allah, aku merasakan bahwa dalam setiap langkah serta perjalananku, Engkau selalu menaungi ku dalam keridhaan dan rahmatmu. Ketika aku menjauh dari Mu Ya Allah, aku pun juga merasakan bahwa engkau menjauhkan diri dariku Ya Allah. Namun aku menyadari, ketika aku menjauh dari-Mu Ya Allah, aku merasakan tidak indah dan berkahnya hidup ini karena tidak ada yang menjaga. Karena ku sadar akan kehadiran-Mu Ya Allah, ampunilah aku. Aku tetap dan selalu ingin menjadi pemuda yang engkau sayangi, yang selalu dalam keberkahan dan rahmatmu, serta selalu dalam perlindungan dan penjagaanmu. Tetapkanlah hati ku pada Islam, kuatkanlah iman dan keyakinanku Ya Allah.

Curahan Hati Sang Anak Bangsa Indonesia, si Pemimpi Besar !

Hello World

Hello World :)
Sebuah kata sederhana, dalam kevakuman yang tanpa warna dan kata. Hari - hari yang telah berlalu tanpa setiap alfabet yang ada, tanpa setiap untaian kata yang dijalin menjadi sebuah kalimat sederhana, kemudian bersatu menjadi paragraf yang indah. Kevakuman tanpa makna, tanpa arti, dan tanpa retorika. Sudah cukup lamanya kertas putih di blog ini kosong. Tanpa ada yang mengurus dan memperbaiki.

Hari ini aku buka kembali dunia yang penuh dengan kumpulan algoritma serta ribuan bahkan ratusan bilangan biner yang membuatnya menjadi sebuah data. Aku buka kembali cakrawala dunia ini dengan berbagi pandangan, ide, solusi dan permasalahan yang ada. Karena kita semua mengetahui bahwa dunia algoritma yang tersusun rapi dalam logika biner adalah suatu dunia tanpa batas, yang menghubungkan anda, saya dan mereka menjadi satu kesatuan masyarakat dunia.


Contohlah Pengantar Pizza di Amerika


Badai Sandy di pantai timur Amerika memang telah berlalu, tetapi dampaknya masih dirasakan oleh masyarakat pantai timur Amerika sampai sekarang, dan pemerintah Amerika pun juga sudah berupaya memulihkan keadaan seperti semula. Lalu bagaimana dengan masyarakat Indonesia yang bekerja di Amerika ? Apakah mereka baik – baik saja ? Ya, menurut laporan dari berbagai media, masyarakat Indonesia yang berada di Amerika dalam keadaan baik dan tidak perlu untuk dikhawatirkan pasca badai Sandy di pantai timur Amerika ini.
sumber www.google.co.id
Hari ini aku mempunyai ide yang menarik untuk dibahas mengenai salah satu berita di VOA, berita ini aku lihat di facebook VOA Indonesia yang dipublikasikan pada tanggal 17 November 2012 tentang Jasa Pengantar makanan (situsnya https://www.facebook.com/voaindonesia dan ini situs videonya http://www.voaindonesia.com/media/video/1546400.html ). 
Yang lebih menariknya lagi adalah pekerja jasa pengantar makanan tersebut adalah orang Indonesia. Uniknya mereka mungkin kewalahan mengantar pizza ke konsumen karena banyaknya pesanan yang harus mereka kirim saat badai Sandi terjadi, ataupun dua hari setelah badai Sandi terjadi.

Memang terlihat jelas sekali perbedaan antara Amerika dan Indonesia. Kalau di Indonesia jasa pengantar makanan menggunakan motor supaya lebih cepat dan supaya terhindar macet. Sebelum melihat berita tersebut, aku sempat berpikir mungkin pengantar pizza di Amerika juga menggunakan motor, eh ternyata pengantar pizza di Amerika menggunakan mobil dalam berita tersebut. Wow, keren.

Melihat sisi lain dari masyarakat Indonesia yang bekerja di Amerika memang perlu untuk menjadi contoh. Masyarakat Indonesia yang bekerja khususnya di Malaysia ataupun Arab Saudi selalu mengalami masalah setiap tahunnya baik itu pemerkosaan dan penyiksaan ataupun sejenisnya. Sedangkan di Amerika, sampai saat ini kita tidak pernah mendengar sama sekali penyiksaan ataupun pemerkosaan yang dilakukan oleh warga Amerika terhadap warga Indonesia baik yang bekerja ataupun sebagai mahasiswa. Mungkin faktor majunya pendidikan di Amerikalah yang menyebabkan setiap warga Amerika menghormati warga negara lain yang bekerja di sana ataupun yang belajar di sana.
sumber www.google.co.id
Mari kembali lagi kepada pengantar pizza yang dibahas dalam berita tersebut. Mungkin di Indonesia kita memandang pengantar pizza itu adalah pekerjaan rendahan. Tapi apakah kita pantas untuk memandang pekerjaan seseorang dengan buruk ? apalagi yang mereka kerjakan itu adalah pekerjaan baik dan positif. Untuk itu kita tidak boleh menghakimi buruk pekerjaan seseorang selama pekerjaanya itu baik. Jadi hormati hak orang dan hargai kewajiban orang lain.
Pasti enak ya jadi pengantar pizza di Amerika. Kenapa ? Mari kita analisis kurs dollar terhadap rupiah, rata rata Rp.9500 terhadap satu dolar. Jika di Amerika pasti UMRnya tinggi, dan jika diuangkan lagi ke rupiah pasti jauh lebih tinggi lagi. Mungkin karena itu banyak mahasiswa – mahasiswa Indonesia yang kerja part time sambil kuliah di Amerika, apalagi kerja di Amerika juga nyaman ada asuransi dan sejenisnya.
Ayo, mari kita bahas lagi sisi positif pengantar pizza tersebut selama badai Sandi di Amerika.
Mereka rela berhadapan dengan badai dan angin yang dingin untuk mengantarkan pizza, mereka juga rela meninggalkan kenyamanan yang didapatkan untuk istirahat di rumah ketika badai dan pasca badai demi kepuasan pelanggan, mereka juga rela menghadapi hujan yang pastinya dingin demi pekerjaan mereka dan keluarga mereka. Kerja keras yang mereka lakukan walaupun hanya menjadi pengantar pizza pasti juga membuat orang bahagia apalagi konsumennya. Itulah semangat yang mereka tunjukkan sebagai pahlawan devisa Indonesia. Mereka mengantarkan pizza juga sekaligus mendapatkan kepercayaan masyarakat Amerika bahwa orang Indonesia itu memang pekerja keras dan bertanggung jawab. Seharusnya inilah yang dapat kita contoh dari tenaga kerja Indonesia yang ada di Amerika maupun di belahan dunia lain. Sehingga kita harus menghormati mereka dan menghargai jasa mereka terhadap bangsa Indonesia ini.
sumber www.google.co.id
Masyarakat Indonesia memang mendunia, mulai dari pendidikan menjadi mahasiswa di Universitas Universitas terkemuka di dunia, mulai dari pekerjaan menjadi tenaga kerja Indonesia di luar negeri, mulai dari bidang sosial menjadi aktifis aktifis untuk PBB, hingga menjadi diplomat yang menjaga hubungan Indonesia dengan negara lain. Inilah masyarakat Indonesia yang selalu bekerja keras dimanapun mereka berada, mereka menunjukkan harga diri mereka untuk bangsa mereka yaitu Indonesia, masyarakat, dan diri mereka sendiri.
Memang pekerjaan itu merupakan buah dari kerja keras yang telah kita lakukan ? Tetapi kerja keras itu tidak akan pernah berhenti ketika kita sudah mencapai titik keberhasilan. Kerja keras adalah tanggung jawab kita untuk melakukan apapun. Contoh yang telah di ajarkan oleh jasa pengantar makanan di Amerika adalah semangat, tanpa malu mempunyai status kerja yang rendah. Selama itu positif dan baik maka tak ada yang perlu untuk dipermasahkan apalagi mau terhadap pekerjaan sendiri. Aku juga punya rencana untuk dapat melanjutkan pendidikan di Amerika, mungkin juga sambil bekerja alias kerja part time jadi pengantar pizza  untuk menambah uang saku di Amerika. hehheeheeh
Oh iya,
Aku ingin berpesan kepada pemerintah Indonesia untuk melindungi masyarakat Indonesia yang bekerja di luar negeri dengan melindungi sepenuh hati dan tanggung jawab. Mereka adalah pahlawan devisa negara, bukankah pahlawan harus di bela dan dihormati ? Untuk itulah, saya ingin menyampaikan pesan ini supaya di baca oleh pemerintah Indonesia. Lindungilah seluruh tumpah darah Indonesia apapun statusnya dan dimanapun mereka berada karena itu adalah kewajiban bangsa Indonesia ini.


Planet Mengembara, Apa Yang Akan Terjadi ?


Hari ini aku membaca informasi yang diterbitkan oleh VOA Indonesia (dipublikasikan pada tanggal 14 November 2012  http://www.voaindonesia.com/content/astronom-temukan-planet-pengembara/1546459.html) tentang “Astronom Menemukan Planet Pengembara” Aku tertarik membaca berita ini karena anehnya, planet ini tidak mengorbit bintang. Seperti yang kita ketahui bersama bumi mengorbit sebuah bintang yang kita kenal dengan matahari, tetapi planet pengembara tersebut tidak mengorbit bintang sama sekali. Kalau dipikir pikir memang sesuai dengan namanya, yaitu Planet Pengembara. Hehehehehhe
Lalu apa yang menarik untuk dibahas dalam berita ini ?
Mari simak terus tulisan ini 
sumber www.google.co.id
Alam Semesta yang begitu luas dan besar selalu menjadi rahasia yang menarik untuk diungkap oleh peneliti peneliti dunia. Mulai dari ditemukannya galaksi galaksi baru, planet planet baru hingga bintang bintang baru, telah menjadi jalan utama untuk membuka cakrawala alam semesta ini. Galaksi Bima Sakti bukan satu satunya galaksi yang ada di alam semesta, tetapi dalam alam semesta yang luas ini terdapat ratusan galaksi yang telah terjamah oleh manusia ataupun jutaan galaksi yang belum terjamah oleh manusia. Sungguh indah memang ciptaan yang telah diciptakan oleh Tuhan.
sumber www.google.co.id
Mengenai Planet Pengembara yang telah aku baca di VOA Indonesia membuat diriku heran mengenai planet itu. Kok bisa suatu planet yang seharusnya mengorbit pada salah satu bintang, tetapi tidak mengorbit sama sekali terhadap bintang ?vApa yang menyebabkan planet tersebut tidak bisa mengorbit pada salah satu bintang ? Mungkin planet tersebut galau mencari bintang yang pantas untuk di orbit. Heheheheh. Entahlah, aku belum mengetahui jawabannya.

Seandainya bumi juga tidak mengorbit pada salah satu bintang maka sistem tata surya bisa menjadi berantakan. Lucunya, jika bumi mengembara alam semesta yang luas ini pasti umat manusia akan bisa menemukan dan melihat kejadian kejadian aneh dan unik di alam semesta. Manusia bisa melihat planet baru, bintang baru alias matahari baru, merasakan cuaca baru dan bahkan mungkin bisa menemukan kehidupan baru di alam semesta ini alias kehidupan alien yang belum pasti ada atau tidaknya. Tetapi yang paling menyeramkannya adalah jika bumi tidak mengorbit matahari alias bintang, yang akan terjadi alaha bumi akan bertabrakan dengan planet lain dan menyebabkan kepunahan umat manusia. Sungguh menyeramkan.
sumber www.google.co.id
Alam semesta memang tidak habis habisnya untuk dibahas, di mulai dari isu isu global mengenai kiamat tahun 2012 menurut ramalan suku maya, ataupun badai matahari besar yang akan mengancam umat manusia pada 2013 mendatang ataupun bertabrakannya planet planet di alam semesta, hal ini telah menjadi ketakutan sendiri bagi umat manusia masa sekarang. Ada orang yang percaya dan juga tidak percaya mengenai hal ini. Walaupun demikian, keadaan alam semesta tidak bisa ditebak oleh manusia, karena alam semesta selalu berkembang dan selalu bergerak. Setiap pergerakan alam semesta hanya bisa dipantau oleh manusia dan hanya dapat diteliti oleh manusia. Sehingga inilah yang merupakan keajaiban dari alam semesta itu sendiri
sumber www.google.co.id
Lalu apa yang menyebabkan kekhawatiran umat manusia terhadap salah satu planet pengembara ini ? Menurut analisisku, ketakutan yang dapat ditimbulkan dari planet pengembara ini adalah tabrakan antara planet pengembara dengan salah satu planet di galaksi kita, yaitu galaksi Bima Sakti. Jika planet pengembara tersebut menabrak bumi, maka umat manusia bisa terancam punah dari peradaban. Jika manusia punah dari peradaban maka tidak akan ada lagi kehidupan di alam semesta ini.
Mari kita beralih sejenak,
Beberapa isu pernah aku dengar mengenai pemerintah dunia yang menyiapkan pesawat besar untuk membawa umat manusia ke planet baru yang mirip dengan bumi jika bumi hancur atau bertabrakan dengan planet lain. Apakah isu ini benar atau tidaknya masih perlu untuk dibuktikan. Jadi jangan percaya dulu.
sumber www.google.co.id

Astronomi itu.....
Walaupun keadaan alam semesta tidak dapat diprediksi oleh manusia tetapi selalu berdampak terhadap kehidupan manusia selalu menjadi bahan pelajaran dalam mempelajari alam semesta ini, khususnya astronomi. Astronomi adalah jalan utama pembuka cakrawala alam semesta. Sebagai seorang manusia kita memiliki kepercayaan terhadap Tuhan, menurutku hanya Tuhan lah yang mengetahui kapan terjadinya hari kiamat (jadi kita sebagai umat manusia gak usah khawatir). Kita sebagai makhluk yang mendiami bumi sebaiknya tidak perlu khawatir dengan berita heboh mengenai alam semesta yang semakin hari bertingkah semakin aneh. Kita tinggal di bumi sebaiknya tidak usah terlalu mempedulikan alam semesta tetapi seharusnya peduli dengan bumi, dan alam semesta dijadikan bahan pelajaran untuk mengenal bumi. Sebagai umat manusia sebaiknya kita menjaga planet Bumi kita ini dari kehancuran. Lihat saja, Global Warming yang menjadi ancaman utama planet kita ini lebih penting daripada badai matahari yang entah kapan terjadinya dengan pasti. Hutan hancur, binatang punah lebih penting untuk dilestarikan daripada mengkhawatirkan planet yang akan menabrak bumi yang belum tentu terjadi atau tidaknya.
sumber www.google.co.id
Keadaan alam semesta baik untuk kita pelajari dan kita amati, tetapi kelestarian bumi adalah lebih penting bagi kehidupan kita sebagai makhluk yang mendiami bumi. Jadi tidak usah khawatir menghadapi planet pengembara ini, lebih baik khawatir terhadap Pemanasan Global yang nyata kita hadapi sekarang. Jadi mari lindungi bumi ini  :)

www.google.co.id


MARI SELAMATKAN BUMI DARI KEHANCURAN YANG NYATA (GLOBAL WARMING)


Imagine there’s no countries ...... it will peace ?


Lagi, hari ini aku mendengar sebuah berita di VOA (berita ini di publikasikan pada Kamis, 15 November 2012 yang berjudul “Serangan Udara Israel Tewaskan Komandan Hamas di Gaza”:http://www.voaindonesia.com/content/serangan-israel-tewaskan-komandan-hamas/1546273.html) tentang konflik di Gaza, antara Palestina dan Israel, dan berbagai media pemberitaan seperti di koran, televisi dan radio juga memberitakan berita ini. Entah apa yang dipikirkan oleh penguasa Israel dan penguasa Palestina hingga konflik ini terulang lagi ? Kapan negara ini bisa berdamai dan hidup rukun satu sama lain ? Kapankah hak asasi manusia masyarakat Palestina dan masyarakat Israel akan bebas dari penindasan dan penyiksaan akibat perang berkepanjangan ini ? 
sumber : www.google.co.id
Setiap hari setelah pemberitaan tersebut, aku melihat di televisi bahwa ada serangan balik yang dilakukan oleh Palestina karena komandan militernya telah tewas oleh Israel, begitu pula dengan Israel yang juga kembali menyerang Gaza, Palestina dengan rudal dan roketnya. Jika ini selalu terjadi, dan tidak ada tindakan dari pemerintah dunia, maka ratusan atau ribuan anak – anak, wanita dan penduduk yang tidak bersalah akan selalu menjadi korban di dua negara ini.
sumber : www.google.co.id
Terlintas di hatiku mengingat lagu Imagine miliknya John Lenon yang liriknya : 
Imagine there's no heaven
It's easy if you try
No hell below us
Above us only sky
Imagine all the people living for today
Imagine there's no countries
It isn't hard to do
Nothing to kill or die for
And no religion too
Imagine all the people living life in peace
You, you may say
I'm a dreamer, but I'm not the only one
I hope some day you'll join us
And the world will be as one

Seandainya kita berpikir seperti lagunya John Lenon, maka pasti tidak akan ada yang namanya peperangan di muka bumi ini, tidak akan ada lagi penindasan di muka bumi ini, dan tidak ada lagi konflik SARA di muka bumi ini. Tetapi kita sebagai makhluk sosial tidak mengetahui itu semua, kita diciptakan oleh Tuhan dalam bentuk yang berbeda beda, Tuhan menciptakan berbagai budaya dan bangsa. Perbedaan yang diciptakan  oleh Tuhan mengharuskan kita untuk saling mengenal satu sama lain, mengharuskan kita untuk mengerti satu sama lain, mengharuskan kita mengerti arti dari makhluk sosial serta mengharuskan kita untuk menghormati hak hak orang lain. Tetapi kebanyakan negara dan manusianya sendiri tidak mengenal arti dari makhluk sosial, mereka lebih mementingkan kepentingan pribadi dan sifat individualisme yang  tertanam di diri mereka, sehingga perang tidak akan pernah hilang di muka bumi apabila kepentingan pribadi masih diutamakan dari kepentingan bersama.
sumber : www.google.co.id
Melihat konflik antara Palestina dan Israel, ini bukan konflik lagi namanya, tetapi ini adalah perang yang nyata. Rudal dan roket saling ditembakkan antara negara tersebut. Hasilnya ? Kehilangan kehidupan alias mati yang didapatkan oleh penduduk yang tidak bersalah, hak rakyat yang tidak bersalah menjadi hilang dan ditindas akibat perang yang tidak berkesudahan ini. 
Apakah harus dengan menghilangkan negara supaya tercipta perdamaian ? Apakah harus dengan menghilangkan agama  supaya tercipta perdamaian ? Apakah harus dengan menghilangkan ras tertentu atau suku tertentu supaya tercipta perdamaian ? Jawabannya adalah tidak !!! Mari kita berpikir sederhana, persatuan lahir dari perbedaan, perdamaian lahir dari ...... ? 
Jawabannya adalah perdamaian lahir dari persatuan. Kenapa ? tanpa ada perbedaan maka persatuan tidak akan ada, tanpa ada persatuan maka perdamaian tidak akan ada. Oleh karena itu setiap negara harus berkomitmen bersatu dalam mewujudkan perdamaian, membantu negara yang sedang konflik dan mewujudkan perdamaiannya. Bukan membantu dengan memasok senjata untuk negara tertentu untuk menciptakan perdamaian. Bukan membantu satu negara untuk menciptakan perdamaian,tetapi dengan membantu dua negara(Israel dan Palestina yang konflik masa sekarang) yang sedang konflik untuk menciptakan perdamaian.
sumber : www.google.co.id
Perang Dunia 1 telah kita lewati, Perang Dunia ke 2 telah kita lewati. Apakah penguasa – penguasa dunia ini akan menciptakan Perang Dunia ke 3 ? Jika melihat aktivitas negara negara di berbagai media, maka aku berkesimpulan bahwa mungkin Perang Dunia ke 3 akan terjadi. Setiap hari media memberitakan konflik, baik itu konflik dalam negeri maupun konflik yang terjadi di luar negeri. Ini adalah indikasi bahwa langkah kecil menuju Perang Dunia ke 3 akan segera terjadi.
Apa keuntungan yang didapatkan dari perang ? Apa ? Mungkin yang menang perang mendapatkan kekuasaan sedangkan yang kalah mendapatkan hak mereka ditindas, masyarakat yang tidak bersalah juga ikut tertindas, nyawa yang hilangpun menjadi warna suram di negara yang kalah perang ?
sumber : www.google.co.id
Konflik Israel dan Palestina, negara negara dunia telah membantu mereka untuk segera melakukan perdamaian, tetapi yang namanya haus akan kekuasaan dan kepentingan pribadi lebih mendahulukan kedua negara ini, sehingga negara di dunia yang ingin membantu mereka untuk menciptakan perdamaian di kedua negara tersebut terhalang oleh sikap dua negara tersebut yang masih mementingkan kepentingannya masing masing. 
Lebih baik, negara yang berperang untuk masa sekarang ini melakukan peperangan di medan pertempuran seperti masa Romawi Kuno dahulu. Mari kita bayangkan, jika Israel dan Palestina melakukan peperangan di medan pertempuran/lapangan pertempuran alias bukan di negaranya, pasti masyarakat yang tidak bersalah tidak akan terkena dampak dari perang ini. Yang berperang hanya orang – orang yang mempunyai kepentingan sendiri, sehingga mereka sendiri yang merasakan dampak dari peperangan yang mereka lakukan. Ini lebih baik daripada menembakkan roket/rudal ke negaranya masing masing.

Tapi ini namanya juga perang, bukan perdamaian ! yang aku inginkan hanyalah bagaimana Israel dan Palestina bisa hidup rukun dan damai. Tidak ada lagi peperangan. Jika seandainya negara di dunia membantu untuk mempertemukan pemimpin Israel dan pemimpin Palestina untuk melakukan pertemuan alias musyawarah terhadap apa yang dua negara ini inginkan, pasti bisa menemukan titik temu untuk menciptakan perdamaian antar dua negara ini.

Lihat saja berita di VOA (http://www.voaindonesia.com/content/serangan-israel-tewaskan-komandan-hamas/1546273.html), hanya karena Israel ingin membunuh satu orang komandan Hamas anak anak yang tidak bersalah ikut menjadi korban, dan balas dendam kelompok Hamas ke Israel juga mengakibatkan anak anak Israel yang tidak bersalah juga ikut menjadi korban. Israel dan Palestina memanas ? Ini bukan memanas lagi, tapi ini sudah meledak dan mengakibatkan kerusakan antar kedua negara itu.
Sebagai masyarakat dunia kita seharusnya andil dalam mewujudkan perdamaian antara Palestina dengan Israel, bukan dengan memperkeruh suasana. Kita sebagai masyarakat dunia harusnya tidak menghakimi bahwa tindakan Israel adalah salah dan Palestina harus dibela, kita juga tidak harus menghakimi bahwa Palestina itu salah sedangkan Israel itu benar. Jika kita ikut menghakimi kedua negara tersebut dengan pendapat kita masing masing, maka kita semua sebagai masyarakat dunia hanya akan menambah rasa sakit korban konflik antara Palestina dan Israel dan malah membuat pemimpin Palestina dan Israel semakin berapi api untuk berperang.
sumber : www.google.co.id
PBB sebagai lembaga besar di dunia ini harusnya bisa mempertemukan pemimpin kedua negara tersebut supaya bisa mencapai titik temu dan kesepakatan untuk tidak melakukan peperangan lagi. PBB juga harus bertindak bukan hanya diam melihat Israel dan Palestina berperang, bukan hanya melihat ratusan jiwa yang tak bersalah melayang sia sia, bukan hanya duduk manis di meja kekuasan tetapi harus bertindak sekarang juga demi perdamaian dan hak asasi manusia yang tertindas oleh peperangan yang tidak berkesudahan itu. Pemimpin pemimpin negara yang ada di dunia juga harus mendesak Pemimpin Israel dan Palestina untuk mencapai perdamaian bukan hanya meneriakkannya saja tetapi juga harus bertindak mewujudkannya.
Sedangkan kita sebagai masyarakat dunia, mari kita menghormati sesama, menghargai hak orang lain, melaksanakan kewajiban kita sebagai makhluk sosial, dan melindungi diri dari kata perpecahan dalam persatuan. Inilah hal kecil yang dapat kita lakukan sebagai masyarakat dunia dalam menjaga perubahan. Langkah kecil yang membawa makna besar untuk memperkuat perdamaian.

Palestina dan Israel Harus Mencapai Perdamaian. Israel dan Palestina Harus Hidup Rukun. Palestina dan Israel harus menghentikan konflik yang berkepanjangan itu sekarang juga. SAYA MOHON KEPADA PEMIMPIN DUNIA UNTUK SEGERA MEWUJUDKAN PERDAMAIAN ANTARA ISRAEL DAN PALESTINA.